Bermain Di Liga Besar

Pada usianya yang keenam belas tahun (16), antonio valencia tidak mengatakan kepada ayahnya bahwa dirinya pergi meninggalkan rumah untuk bermain mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau dengan mengenakan seragam el nacional yang sejatinya merupakan klub berita sepak bola indonesia yang disokong oleh pihak militer di quito, ibukota ekuador. Hal seperti ini juga bisa ditemukan di liga super indonesia pada PS TNI namun yang membedakan, el nacional tidaklah mengenakan embel – embel tentara pada penamaan ataupun simbol klubnya. Walaupun mereka dikenal memiliki reputasi yang hebat namun pemain sepakbola yang lahir di lago agrio, ekuador tanggal empat (4) bulan agustus tahun seribu sembilan ratus delapan puluh lima (1985) silam itu sendiri memutuskan untuk tidak memberi tahu siapa – siapa mengenai keputusannya ini lantaran ia ingin hal tersebut menjadi semacam sebuah kejutan dan yang terpenting bagi antonio valencia kecil adalah membelikan makanan serta mencukupi kebutuhan kedua orangtuanya serta adik dan kakaknya yang tinggal serumah berdempetan dengannya.

Selanjutnya pierre emerick aubameyang mampu secara gemilang mencatatkan namanya sebagai anggota dari tim berita bola dunia terbaik dibenua afrika yang dipilih oleh asosiasi sepakbola benua hitam tersebut secara empat (4) kali beruntun, mulai dari tahun dua ribu tiga belas hingga dua ribu enam belas (2013 – 2016) kemarin. Sepanjang empat tahun tersebut (4), pemain sepakbola yang memiliki tinggi badan seratus delapan puluh sembilan sentimeter (189 cm) ini menjadi satu – satunya pesepakbola asal gabon yang mampu menyabet penghargaan ini, dan hal tersebut tentunya membuktikan betapa hebatnya kualitas dari seorang pierre emerick aubameyang ketika membela timnya di bundesliga jerman borussia dortmund dimana dirinya diplot sebagai penyerang tunggal yang disokong oleh beberapa gelandang tengah mumpuni seperti marco reus dan mario goetze serta ilkay gundogan sebelum hijrah ke manchester city ia meminta kenaikan gaji.

Pada tanggal dua puluh lima (25) bulan maret tahun dua ribu sembilan berikutnya, pierre emerick aubameyang kemudian terpilih secara resmi untuk membela tim nasional senior gabon dan pesepakbola yang sempat dipinjamkan oleh ac milan ke dijon, lille, dan saint etienne ini juga pernah menjalankan debut alias penampilan perdananya mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau dengan mengenakan seragam negara dari benua afrika tersebut untuk pertama kalinya ditingkat senior. Memang tidaklah mudah untuk dipilih guna membela sebuah negara lantaran diperlukan talenta serta kualitas juga prestasi agar dapat memastikan satu tempat ditim nasional, terutama diskuad inti yang diturunkan sejak menit pertama pertandingan alias starter. Namun pierre emerick aubameyang yang kerap bermain di liga besar eropa tentunya tidak memiliki permasalahan berarti disini karena gabon juga tidak banyak memiliki pesepakbola andalan berita bola.

Leave a Reply