Diboyong Oleh Bayer Leverkusen

Selanjutnya pada tanggal tiga belas (13) bulan januari tahun dua ribu delapan belas (2018) kemarin, son heung min mampu menampilkan kemampuan mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau yang sangat apik tatkala dirinya tidak hanya mampu menggelontorkan sebiji gol kedalam gawang lawan namun juga berhasil menyumbangkan asis alias operan berbuah gol dalam sebuah laga berita sepak bola indonesia dimana skuad asuhan mauricio pochettino tersebut berhadapan melawan everton yang dilatih oleh david moyes. Berkat penampilannya kala itu, pemain yang lahir di chuncheon, korea selatan ini lahir tanggal delapan (8) bulan juli tahun seribu sembilan ratus sembilan puluh dua (1992) silam ini berhasil menyamai rekor klub yang dicetak oleh jermaine defoe tahun dua ribu empat (2004) silam dengan terus menerus mencetak gol dalam lima (5) pertandingan kandang beruntun di white hart lane. Itu tadi seluruh perjalanan karir seorang son heung min dilevel klub yang bisa dibilang cukup bersinar bersama tottenham hotspur walau sebelumnya ia kerap tidak diandalkan oleh mauricio pochettino.

Kemudian pada tanggal sepuluh (10) bulan maret tahun dua ribu empat belas (2014) beirkutnya, son heung min lagi – lagi mampu menunjukkan kelasnya yang hebat dengan menciptakan satu (1) buah gol lagi, kali ini kedalam gawang weder bremen dan hasil positi berita bola dunia tersebut memastikan bayer leverkusen mendapatkan satu buah tempat untuk pergelaran liga champions tahun dua ribu empat belas hingga dua ribu lima belas (2014 – 2015) berikutnya yang digelar oleh UEFA selaku asosiasi persatuan sepakbola seluruh eropa. Pencapaian ini sama sekali tidak mudah diraih walaupun bundesliga jerman hanya memiliki dua atau tiga buah klub yang mampu bersaing lantaran bayer leverkusen sendiri bukanlah tim top papan atas baik sebelum maupun sesudah kedatangan pesepakbola dengan tinggi badan seratus delapan puluh tiga sentimeter (183 cm) yang satu ini dan mereka juga harus bersusah payah mendapatkan tiket tersebut mengenakan seragam roma.

Pada tahun dua ribu tiga belas (2013) kemarin, son heung min kemudian diboyong oleh bayer leverkusen dari hamburger sv dengan nilai transfer yang saat itu mencapai rekor berita bola bagi klub yang masa kecilnya pernah ia menimba ilmu pendidikan mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau disana, dengan nilai sebesar sepuluh juta (10.000.000) euro, atau kurang lebih sekitar seratus enam puluh tiga milyar (163.000.000.000) setelah diubah kedalam nilai rupiah indonesia. dimana selanjutnya son heung min kemudian membela bayer leverkusen ini yang berlaga di liga eropa dan juga liga champions, dimana keduanya sama – sama diselenggarakan oleh UEFA selaku asosiasi persatuan olahraga sepakbola seluruh eropa. Bayer Leverkusen sendiri juga tidak terlalu hebat baik dikancah domestik jerman maupun diregional eropa apalagi dunia namun mereka bisa dikatakan memiliki kekuatan diatas hamburger sv.

Leave a Reply