Sosok Pengganti Thierry Henry

Hancurnya harga pemain dibursa transfer berita bola juga membuat arsene wenger kerap menghadapi kesulitan yang amat tinggi untuk merekrut pesepakbola hebat yang diinginkannya, atau setidaknya sudah tidak seefisien dulu lagi layaknya diawal tahun dua ribu (2000an) atau akhir seribu sembilan ratus sembilan puluh (1990an) silam. Selain itu, kubu arsenal sendiri bahkan mendapat reputasi sebagai sebuah klub “pemberi makan” kepada tim – tim besar, reputasi yang sangat tidak mengenakkan bagi para suporter mereka dan pemberian nama ini juga lantaran sang pelatih yang dijuluki sebagai profesor ini kerap kesulitan untuk menahan anak asuhnya agar tidak pergi meninggalkan stadion emirates, yang mana sebagian besar atau kebanyakan merupakan pesepakbola andalan, mulai dari robin van persie ke manchester united, cesc fabregas yang pulang kampung ke barcelona seperti thierry henry, hingga seorang alexis sanchez yang dikabarkan didekati manchester city sebagai seorang juru taktik.

Arsene wenger sendiri menjelaskan kepada para awak media berita bola dunia bahwa periode antara tahun dua ribu enam hingga dua ribu sebelas (2006 – 2011) yang lalu sebagai sebuah rentang waktu yang sangatlah sensitif untuk diambil tindakan lantaran berbagai macam larangan serta pembatasan dalam hal keuangan dan finansial yang diterapkan oleh pihak manajemen arsenal akibat adanya perpindahan stadion tadi dari highbury menuju ke emirates. Tentunya pembangunan stadion dan juga pemindahan infrastruktur bukanlah sesuatu yang dapat dianggap remeh karena biayanya yang amat besar tapi disisi lain juga the gunners seharusnya tidak perlu memindahkan kandang mereka dahulu lantaran selain kondisi keuangan klub yang belum stabil ditambah juga prestasi pelatih yang sempat menukangi mulhouse, rc strasbourg, nagoya grampus eight, serta as monaco itu yang belum terlalu mentereng sehingga belum bisa menarik nama beken.

Semenjak musim sepakbola tahun 2011 hingga 2012 kemarin, arsene wenger sendiri sedikit demi sedikit telah mengubah pendiriannya dari yang tadinya memfokuskan diri terhadap pengembangan bakat muda menjadi membeli beberapa pesepakbola yang memang sudah teruji kelihaiannya dalam mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau ini. Selain itu, pelatih yang lahir di strasbourg perancis tanggal dua puluh dua (22) bulan oktober tahun seribu sembilan ratus empat puluh sembilan (1949) silam tersebut juga mencampurkan komposisi arsenal antara pemain muda dengan pesepakbola berpengalaman terutama diberbagai kompetisi atau turnamen berita sepak bola indonesia dilevel domestik, seperti piala carling, community shield, dan trofi FA. Metode ini juga sering sekali digunakan bukan oleh arsene wenger saja melainkan banyak pelatih hebat didaratan eropa dan dunia agar mampu mendongkrak kinerja timnya secara satu kesatuan dan keseluruhan. Tapi tetap saja para jajaran direksi arsenal masih tergolong pelit dalam membeli pemain dan mereka masih belum menemukan sosok pengganti thierry henry.

Leave a Reply